Quotes Instagram Astetik Trend 2022

Bacaan Dzikir Setelah Shalat Fardhu Yang Telah Diisyaratkan Rasulullah SAW

BACAAN-BACAAN DZIKIR SETELAH SHALAT FARDHU

Setelah selesai sholat kita dianjurkan untuk tidak langsung berdiri, akan tetapi kita disunnahkan untuk berdzikir dengan dzikir-dzikir yang telah disyariatkan dan diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw.

Sebagaimana diperintahkan oleh Allah Ta’ala:

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِكُمْ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), berdzikirlah kepada Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman” (QS. An Nisa: 103).

Selanjutnya Allah Swt. berfiman dalam surah Al-Jumu’ah ayat 10:

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan berdzikirlah kepada Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung” (QS. Al-Jumu’ah: 10).

Dengan kita berdzikir setelah shalat, dzikir tersebut akan menjadi penambal kekurangan-kekurangan yang ada di dalam shalat kita. Begitu pula dalam berdzikir setelah shalat, hendaknya kita mengikuti tuntunan Nabi Muhammad Saw. dengan dzikir-dzikir yang diajarkan oleh Beliau.

Dikutip dari Buku Doa dan Wirid karya Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawaz Hafhizahullah Penerbit Pustaka Imam Asy Syafi’i, berikut Bacaan Dzikir Setelah Sholat Fardhu sesuai Sunnah Rasulullah Saw. yang Shahih.

 

Adapun Bacaan Dzikir tersebut adalah:

 

·        أَسْـتَغْفِرُاللهَ العظيم 3x

“Aku memohon ampun kepada Allah”

·        لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ ,لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْر 1x

“Tidak ada Tuhan (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Allah, Yang Maha Esa. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dialah yang menghidupkan (orang yang sudah mati atau memberi ruh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu” (HR. Ahmad,Tirmidzi).

·        اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَ مِنْكَ السَّـلَامُ تَبَارَكْتَ يَاذَاالْجَلَالِ وَ الْإِكْرَامِ 1x

“Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan. Maha Suci Engkau, wahai Robb Pemilik keagungan dan kemuliaan” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, an-Nasai, Ibnu Khuzaemah, ad-Darimi, dan Ibnu Majah)

·        اَللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُـكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ 1x

“Ya Allah, tolonglah aku untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, serta beribadah dengan baik kepada-Mu” (HR. Abu Daud, an-Nasai, Ahmad, al-Hakim)

·        سُبْحَانَ اللهِ (33) اَلْحَمْدُللهِ (33) اَللهُ أَكْبَرُ (33) 33x

“Mahasuci Alloh (33 x). Segala puji bagi Alloh (33 x). Alloh Mahabesar (33 x)

·        لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَّ شَرِيْكَ لَهُ ,لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ 1x

“Tidak ada Tuhan (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, bagi-Nya segala pujian. Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (HR. Muslim, Ahmad, Ibnu Khuzaemah, Al-Baihaqi)

 

Setelah itu juga bisa ditambah membaca :

1.      Surah Al-Ikhlas

2.      Surah Al-Falaq

3.      Surah An-Naas

4.      Ayat Kursi

Kemudian Membaca Do’a.

 

Terimakasih, semoga bermanfaat.

Sumber : Islampos.com & Buku Doa dan Wirid karya Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawaz Hafhizahullah Penerbit Pustaka Imam Asy Syafi’i.

Comments