Quotes Instagram Astetik Trend 2022

Ayat Al-Quran yang Memiliki Keterkaitan Terhadap Stratifikasi dan Mobilitas Sosial

Ayat Al-Quran yang Memiliki Keterkaitan Terhadap Stratifikasi dan Mobilitas Sosial

Oleh: Muhammad Firdaus, Silawati, dan Mutmainnah.

Dalam kehidupan bermasyarakat sudah berang tentu kita dipertemukan dengan kondisi individu atau kelompok yang berbeda, dimana individu atau kelompok tersebut memiliki status dan peran sosial yang berbeda.

A. Ayat al-Qur'an Tentang Stratifikasi Sosial

        Stratifikasi sosial adalah Pengelompokan, pembedaan atau penggolongan anggota masyarakat secara bertingkat (vertikal). Pengelompokan ini terjadi dalam masyarakat terkait dengan masalah konsep kekuasaan atau kedudukan, dimana terjadi adanya kelas sosial yakni kelompok atas, menengah, dan bawah (upper, middle, dan lower class).

Surat al-Mujadalah ayat 13 


Artinya: Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal. (Q.S. al-Mujadalah 58 : 13)

Stratifikasi sosial dalam perspektif Islam memandang semua manusia adalah ciptaan Allah semua mempunyai kedudukan yang sama di hadapan allah yaitu sebagai hamba allah swt dan hamba yang paling mulia di sisi Allah adalah hamba yang paling bertakwa.

B.  Surat ar-Ra’d Ayat 11 Tentang Mobilitas Sosial    

Mobilitas sosial adalah perubahan pergeseran atau pun penurunan status dan peran anggotanya. Mobilitas sosial dapat diartikan sebagai perubahan status individu-individu dalam masyarakat baik secara vertikal maupun horizontal. mobilitas juga merupakan suatu gerakan perubahan kedudukan atau peran orang-orang yang ada dalam masyarakat dari waktu ke waktu Jadi, mobilitas sosial adalah perpindahan posisi seorang atau sekelompok orang dari lapisan yang satu ke lapisan yang lain baik secara vertikal maupun horizontal seiring dengan berjalannya waktu.

Surat ar-Ra'd ayat 11:

Artinya: Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. (Q.S. ar-Ra'd 13 : 11)

Ayat di atas menjelaskan bahwa Allah tidak akan merubah nasib seseorang melainkan seseorang tersebut mengubah dirinya. Dengan demikian dapat kita pahami bahwa selama kita mau berusaha, cepat atau lambat mesti akan kita raih sesuai apa yang kita harapkan.

Misalnya: seorang pegawai rendahan salah satu perusahaan beralih status menjadi seorang direktur karena berkat kinerjanya yang sangat bagus.

Mengapa orang tersebut berhasil? Karena orang tersebut mempunyai dua hal yang menguatkan tekadnya yaitu berusaha dan berdoa. Setiap menginginkan sesuatu, tidak mesti akan tercapai saat itu juga, melainkan ada proses yang harus ditempuh untuk meraihnya. Oleh karena itu kita harus selalu optimis dalam segala hal. Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha karena yang menentukan adalah Allah Swt. Selain berusaha, kita juga harus berdo'a dan berserah diri kepada-Nya. Karena Allah lah yang Maha Menghendaki segala sesuatu.

Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Stratifikasi_sosial, diakses pada tanggal 07 Desember 2020.
https://www.dosenpendidikan.co.id/mobilitas-sosial/diakses pada tanggal 07 Desember 2020.

Comments