Quotes Instagram Astetik Trend 2022

Tips Islami Mengatasi Stres Berlebihan

Tips Mengatasi Stress Berlebihan Secara Islami

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, kita mesti dibenturkan dengan berbagai masalah. Mulai dari masalah yang ringan sampai yang lainnya. Belum lagi padatnya aktivitas yang kita lakukan. Kadang dari saking padatnya aktivitas yang kita lakukan, sampai membuat kita merasa lelah akhirnya menimbulkan stress.

Tingkat stres setiap orang pasti berbeda-beda tergantung cara ia menyikapinya. Stres itu datang ditandai dengan munculnya rasa kesal yang amat dalam, kepala yang terasa sakit, sulit untuk tidur, sensitif, tempramen, emosi yang tidak lagi terkontrol dan pembawaan diri yang selalu tidak merasakan ketenangan.

Orang yang tidak beragama atau tidak memiliki iman yang kuat rentan untuk melakukan hal-hal yang terlarang jika penyakit stres tak bisa diredam. Sehingga tidak sedkit yang mengambil jalan pintas seperti bunuh diri karena rasa ketidakmampuan dalam menahan rasa stres yang sangat berat dan menganggap bahwa bunuh diri adalah solusi dalam mengakhiri permasalahan hidup.

Memang setiap orang pasti memiliki cara tersendiri untuk memulihkan “Healing” kalau bahasa anak muda sekarang.

Kali ini Penulis mencoba berbagi tips/cara mengatasi stress versi Islami. Diantara yang bisa kita lakukan adalah:

1. Menyibukkan diri dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Terkadang Allah memberikan sebuah permasalahan agar kita selalu mengingat kepada-Nya. Maka dari itu kita bisa memperbanyak berdzikir, beristighfar, bershalawat kepada Rasulullah Saw. sehingga kita akan mendapatkan ketenangan batin atau rohani kita. Lambat laun perasaan tertekan akan memudar. Selain itu, juga memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an dan sholat malam akan mampu membuat hati jauh lebih tenang. Apapun kegiatan yang dapat mengingatkan diri kepada Allah, maka hati akan menjadi lebih tenang.

Sebagaimana Allah Swt. Berfirman yang artinya: “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram“. (QS. Ar-Ra’d: 28)

2. Bertawakal

Bertawakal lah kepada Allah, karena hanya Allah lah tempat bersandar. Ketika hati sudah merasa ikhlas, sabar, menerima kenyataan, maka serahkanlah semua kepada Sang Maha Pencipta. Kita hanya manusia yang hanya bisa berharap, berusaha dan berdoa. Jika gagal, janganlah berputus asa, karena masih banyak nikmat Allah lainnya yang harus kita syukuri. Jangan pernah merasa sendiri, jangan takut dan jangan bersedih. Gantungkanlah segala harapan hanya kepada Allah. Jangan pernah merasa kecewa, karena yang Allah yang tahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya.

3. Istirahat yang cukup

Sesibuk apapun aktifitas kita, luangkan waktu untuk beristirahat dari segala sesuatu yang melelahkan. Istirahat bukan hanya soal tidur saja, akan tetapi waktu untuk menenangkan pikiran. Banyak orang yang stres dikarenakan tidak memiliki cukup waktu untuk sekadar merasakan kelapangan pikiran. Manfaatkanlah sebagian waktu luang untuk beristirahat, InsyaAllah perasaan akan jauh lebih baik dari pada sebelumnya.

4. Berolahraga

Manfaat olahraga bukan hanya sekedar mengeluarkan racun dalam tubuh melalui keringat, tetapi juga ampuh menaikkan mood seseorang dalam memulai aktivitasnya di pagi hari. Lakukanlah gerakan-gerakan ringan di pagi hari seperti senam, jalan sehat, yoga, berenang dan olahraga lainnya agar mood lebih baik sehingga pikiranpun akan jauh lebih baik.

5. Memotivasi diri sendiri

Semangat dari diri kita sendirilah yang sebenarnya dapat memperngaruhi kinerja otak dan pikiran. Jangan malas untuk memotivasi diri sendiri, percayalah bahwa dalam diri kita terdapat kekuatan dan kemampuan dalam mengatasi suatu hal dan permasalahan. Percaya bahwa Allah memberikan cobaan karena kita pantas dan layak untuk derajat yang lebih tinggi. Salah satu tanda Allah sayang dan peduli pada hamba-Nya yaitu dengan cara memberikan ujian. Jadi, bersabarlah dan ikhlas dalam menjalani kenyataan hidup.

6. Selalu berpikir positif

Berpikir negatif merupakan salah satu pemicu stres sehingga seseorang akan merasa was-was, tidak tenang, takut, mudah marah, putus asa, cemas yang berlebihan, merasa sendiri dan lain sebagainya. Pikiran negatif yang bersarang yang kemudian dimasukkan ke dalam hati sehingga dapat menimbulkan keresahan dan sakit hati atas keadaan yang menimpanya justru akan memperburuk keadaan dan memicu tingkat stres berat. Oleh karenanya, biasakanlah untuk berpikir positif agar pikiran lebih tenang, optimis, ringan dalam menyikapi sesuatu dan jauh dari prasangka buruk.

Semoga bermanfaat dan terimakasih telah berkunjung di blog kami.

Sumber artikel terkait: catatanmoeslimah.com

Comments