- Get link
- X
- Other Apps
Tips Mengatasi Stress Berlebihan Secara Islami
Dalam
menjalani kehidupan sehari-hari, kita mesti dibenturkan dengan berbagai
masalah. Mulai dari masalah yang ringan sampai yang lainnya. Belum lagi
padatnya aktivitas yang kita lakukan. Kadang dari saking padatnya aktivitas
yang kita lakukan, sampai membuat kita merasa lelah akhirnya menimbulkan stress.
Tingkat stres
setiap orang pasti berbeda-beda tergantung cara ia menyikapinya. Stres itu
datang ditandai dengan munculnya rasa kesal yang amat dalam, kepala yang terasa
sakit, sulit untuk tidur, sensitif, tempramen, emosi yang tidak lagi terkontrol
dan pembawaan diri yang selalu tidak merasakan ketenangan.
Orang yang
tidak beragama atau tidak memiliki iman yang kuat rentan untuk melakukan
hal-hal yang terlarang jika penyakit stres tak bisa diredam. Sehingga tidak
sedkit yang mengambil jalan pintas seperti bunuh diri karena rasa
ketidakmampuan dalam menahan rasa stres yang sangat berat dan menganggap bahwa
bunuh diri adalah solusi dalam mengakhiri permasalahan hidup. Memang setiap
orang pasti memiliki cara tersendiri untuk memulihkan “Healing” kalau bahasa
anak muda sekarang. Kali ini Penulis
mencoba berbagi tips/cara mengatasi stress versi Islami. Diantara yang bisa
kita lakukan adalah: 1. Menyibukkan
diri dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Terkadang
Allah memberikan sebuah permasalahan agar kita selalu mengingat kepada-Nya. Maka
dari itu kita bisa memperbanyak berdzikir, beristighfar, bershalawat kepada
Rasulullah Saw. sehingga kita akan mendapatkan ketenangan batin atau rohani
kita. Lambat laun perasaan tertekan akan memudar. Selain itu, juga memperbanyak
doa, membaca Al-Qur’an dan sholat malam akan mampu membuat hati jauh lebih
tenang. Apapun kegiatan yang dapat mengingatkan diri kepada Allah, maka hati
akan menjadi lebih tenang. Sebagaimana
Allah Swt. Berfirman yang artinya: “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati
mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan
mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram“. (QS. Ar-Ra’d: 28) 2. Bertawakal Bertawakal lah
kepada Allah, karena hanya Allah lah tempat bersandar. Ketika hati sudah merasa
ikhlas, sabar, menerima kenyataan, maka serahkanlah semua kepada Sang Maha
Pencipta. Kita hanya manusia yang hanya bisa berharap, berusaha dan berdoa.
Jika gagal, janganlah berputus asa, karena masih banyak nikmat Allah lainnya
yang harus kita syukuri. Jangan pernah merasa sendiri, jangan takut dan jangan
bersedih. Gantungkanlah segala harapan hanya kepada Allah. Jangan pernah merasa
kecewa, karena yang Allah yang tahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya.
3. Istirahat
yang cukup Sesibuk apapun
aktifitas kita, luangkan waktu untuk beristirahat dari segala sesuatu yang
melelahkan. Istirahat bukan hanya soal tidur saja, akan tetapi waktu untuk
menenangkan pikiran. Banyak orang yang stres dikarenakan tidak memiliki cukup
waktu untuk sekadar merasakan kelapangan pikiran. Manfaatkanlah sebagian waktu
luang untuk beristirahat, InsyaAllah perasaan akan jauh lebih baik dari pada
sebelumnya.
4. Berolahraga Manfaat
olahraga bukan hanya sekedar mengeluarkan racun dalam tubuh melalui keringat,
tetapi juga ampuh menaikkan mood seseorang dalam memulai aktivitasnya di pagi
hari. Lakukanlah gerakan-gerakan ringan di pagi hari seperti senam, jalan
sehat, yoga, berenang dan olahraga lainnya agar mood lebih baik sehingga
pikiranpun akan jauh lebih baik.
5. Memotivasi
diri sendiri Semangat dari
diri kita sendirilah yang sebenarnya dapat memperngaruhi kinerja otak dan
pikiran. Jangan malas untuk memotivasi diri sendiri, percayalah bahwa dalam
diri kita terdapat kekuatan dan kemampuan dalam mengatasi suatu hal dan
permasalahan. Percaya bahwa Allah memberikan cobaan karena kita pantas dan
layak untuk derajat yang lebih tinggi. Salah satu tanda Allah sayang dan peduli
pada hamba-Nya yaitu dengan cara memberikan ujian. Jadi, bersabarlah dan ikhlas
dalam menjalani kenyataan hidup. 6. Selalu berpikir positif Berpikir
negatif merupakan salah satu pemicu stres sehingga seseorang akan merasa
was-was, tidak tenang, takut, mudah marah, putus asa, cemas yang berlebihan,
merasa sendiri dan lain sebagainya. Pikiran negatif yang bersarang yang
kemudian dimasukkan ke dalam hati sehingga dapat menimbulkan keresahan dan
sakit hati atas keadaan yang menimpanya justru akan memperburuk keadaan dan
memicu tingkat stres berat. Oleh karenanya, biasakanlah untuk berpikir positif
agar pikiran lebih tenang, optimis, ringan dalam menyikapi sesuatu dan jauh
dari prasangka buruk.
Semoga bermanfaat dan terimakasih telah berkunjung di blog kami. Sumber artikel
terkait: catatanmoeslimah.com
- Get link
- X
- Other Apps
Comments
Post a Comment