Quotes Instagram Astetik Trend 2022

PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL


                                                                
                                                                           BAB I
                                                                PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

       Dalam dunia pendidikan, pada saat ini ada kecenderungan untuk kembali pada pemikiran bahwa anak akan belajar lebih baik jika lingkungannya diciptakan alamiah. Belajar akan lebih bermakna jika anak mengalami apa yang dipelajarinya, bukan sekedar mengetahuinya.  Pembelajaran kontekstual juga dilatar belakangi oleh rendahnya mutu keluaran atau hasil pembelajaran yang ditandai dengan ketidak mampuan sebagian siswa dalam menghubungkan apa yang telah mereka pelajari dengan cara pemanfaatan pengetahuan tersebut pada saat ini dan dikemudian hari pada kehidupan siswa.
      Pendekatan kontekstual merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara meteri yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa untuk menghubungkan antara pengetahuan yang dimiliki dengan penerapan di dalam kehidupannya. Apalagi dalam materi PAI, siswa tidak cukup hanya mengetahui, melainkan butuh implementasi agar apa yang diketahui seimbang dengan kenyataan. Oleh karena itu pada makalah ini akan membahas tentang pembelajaran kontekstual dalam PAI di sekolah.

B.    Rumusan Masalah

1.    Bagaimana hakikat pembelajaran kontekstual?
2.    Bagaimana penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dalam PAI di sekolah?
3.    Bagaimana implementasi pembelajaran kontekstual dalam PAI di sekolah?


                                                                     BAB II
                                                             PEMBAHASAN

A.    Hakikat Pembelajaran Kontekstual


     Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and learning) adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari.  Dalam proses ini melibatkan tujuh komponen utama pembelajaran efektif, yakni: konstruktivisme (contruktivisme), bertanya (questioning), menemukan (inquiri), komunitas belajar, pemodelan dan penilaian sebenarnya.
        Johnson, mengartikan pembelajaran kontekstual adalah suatu proses pendidikan yang bertujuan membantu siswa melihat makna dalam bahan pelajaran yang mereka pelajari dengan cara menghubungkannya dengan konteks kehidupan mereka sehari-hari, yaitu dengan konteks lingkungan pribadinya, sosialnya, dan budayanya.
      Jadi, dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kontekstual merupakan konsep belajar dimana siswa dapat menghubungkan antara pengetahuan yang dimiliki dengan situasi yang ada di lingkungannya.

B.    Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual dalam PAI di Sekolah

        Pembelajaran kontekstual ini bisa di terapkan dalam bidang studi apa saja, apalagi di bidang studi PAI. Pendekatan pembelajaran ini, dalam kelas penerapannya cukup mudah. Secara garis besar langkahnya sebagai berikut:
1.    Kembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri  dan mengkonstuksi sendiri pengetahuan dan keterampilan barunya.
2.    Laksanakan sejauh mungkin kegiatan inkuiri untuk semua topik.
3.    Kembangkan sifat ingin tahu siswa dengan bertanya.
4.    Ciptakan kelompok belajar.
5.    Hadirkan model sebagai contoh pembelajaran.
6.    Lakukan refleksi di akhir pertemuan.
7.    Lakukan penilaian yang sebenarnya dengan berbagai cara.

C.    Implementasi Pembelajaran Kontekstual dalam PAI di Sekolah

      Sesuai dengan faktor kebutuhan individual siswa, maka untuk mengimplementasikan pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran PAI, seharusnya seorang guru melakukan hal-hal berikut:
1.    Merencanakan pembelajaran sesuai dengan perkembangan mental siswa.
2.    Membentuk group belajar yang saling bergantung.
3.    Mempertimbangkan keragaman siswa.
4.    Menyediakan lingkungan yang mendukung pembelajaran mandiri dengan tiga karakteristik yakni: kesadaran berpikir, penggunaan strategi dan motivasi berkelanjutan.
5.    Memperhatikan multi-itelegensi siswa
6.    Menggunakan teknik bertanya yang mampu meningkatkan pembelajaran siswa.
7.    Mmengembangkan sifat ingin tahu siswa melalui pengajuan pertanyaan.
8.    Mengarahkan siswa untuk merefleksikan tentang apa yang sudah dipelajari.
9.    Melaksanakan pembelajaran dengan selalu mendorong siswa untuk mengaitkan apa yang sedang dipelajari dengan pengalaman sebelumnya dari fenomena kehidupan sehari-hari.
10.    Melakukan penilaian autentik yang memungkinkan siswa untuk menunjukkan penguasaan tujuan dan pemahaman yang mendalam terhadap pembelajarannya.
   
    Dalam mengimplementasikan pembelajaran kontekstual terdapat model-model pembelajaran kontektual yang dapat diterapkan dalam mata pelajaran PAI di sekolah diantaranya:
a.    Model pembelajaran Example Non-Example
b.    Picture and Picture
c.    Numbered Heads Together (NHT)
d.    Jigsaw
e.    Student Teams-Achivement Division (STAD)
f.    Role Playing
g.    Group Investigation (GI)
h.    Dan sebagainya.
  
        Model-model pembelajaran yang telah disebutkan di atas hendaknya disesuaikan dengan topik pembahasan yang terdapat dalam mata pelajaran PAI sehingga pengguanaan model pembelajaran itu sesuai dengan materi dan mudah dipahami oleh siswa. Dari model-model tersebut, kita dapat mewujudkan pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran PAI di sekolah.



                                                                    BAB III
                                                                  PENUTUP

A.    Kesimpulan

      Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa hakikat dari pembelajaran kontekstual adalah mengajak siswa untuk belajar menghubungkan antara pengetahuan yang diperoleh dengan pengalaman yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga siswa tidak hanya mengetahui tapi memahami.
        Untuk mengimplementasikan pembelajaran kontekstual dalam mapel PAI ada beberapa hal yang harus dilakukan diantaranya: merencanakan pembelajaran sesuai dengan tingkan pengetahuannya, membentuk kelompok belajar, menggunakan teknik bertanya dalam proses pembelajaran, dan sebagainya.


 


DAFTAR PUSTAKA
  • Aqib, Zainal. 2017.  Model-model, Media, dan Strategi Pembelajaran Kontekstual Inovatif. Bandung: Yrama Widya.
  • Kadir, Abdul Kadir. “Konsep Pembelajaran Kontekstual di Sekolah”. Dinamika Ilmu. (Juni 2013), Vol. 13, hlm. 17-38.

Comments